Selamat Tinggal Sikap Buruk

Posted on August 7, 2006 by bentlove999.
Categories: Uncategorized.

Terkadang anak-anak melakukan ketaatan namun mereka melakukannya dengan sikap yang buruk. Rasa hormat atau penghormatan adalah solusinya.
Adalah penting untuk mengajarkan anak-anak apakah itu arti rasa hormat
dalam bentuk praktek sederhana. Satu ibu mendefinisikan sikap sebagai ”hati bagaimana engkau melakukan sesuatu”.
Ketaatan dinyatakan dalam bentuk tindakan. Rasa hormat dinyatakan dalam
bentuk sikap yang berjalan seiring dengan tindakan yang dilakukan.

Seringkali
satu sikap buruk datang dari kemarahan dalam hati. Bayangkan sebuah
bawang dengan banyak lapisan. Kala anda mengupas satu demi satu
lapisannya, anda akan melihat lapisan demi lapisan hingga anda akan
menemukan inti dari bawang itu. Kemarahan juga seperti itu. Tanda-tanda
paling nyata dari kemarahan adalah kekerasan secara fisik. Memukul,
menampar, menendang, dan menggigit adalah cara yang umum kala kemarahan
didemonstrasikan.

Kala anak-anak belajar untuk mengendalikan
reaksi fisik mereka, mereka mengupas lapisan-lapisan tersebut hingga
menunjukkan lapis berikutnya : kata-kata menyakitkan melalui ucapan sarkastis, mengejek, menyindir atau tanda-tanda mengolok-olok. Tindakan ini bukan pervuatan secara fisik namun senjata mematikan lainnya yang menjadi pertanda gejala kemarahan. 

Lapisan demi lapisan respon kemarahan dapat dipindahkan hingga anda dapat menemukan satu hal yang paling nyata : sikap buruk.
Anak-anak yang tidak mau tidur, membersihkan ruangannya, meninggalkan
pelajaran atau komputernya atau membereskan sepatunya. Anda sering
menginterupsi tindakan mereka dengan memberikan perintah, atau dengan
cara mengoreksi atau bahkan mengatakan ‘tidak’. Lalu anda mendapatkan
kemarahan dinyatakan dalam bentuk sikap yang buruk.

Dengan menyadari hal ini maka anda dapat mengambil langkah pertama yang paling penting kearah perubahan - anda melihat permasalahannya.
Anda tidak akan mendapatkan pekerjaan selesai dengan sikap yang buruk
karena sekarang anda akan melihat pentingnya mengalamatkan sikap
sebagaimana halnya perilaku. Anda mungkin bisa datang pada anak anda
dan mengatakan : ”Sebentar dulu nak!. Sikap kamu ini telah menjadi
masalah. Saya ingin kamu duduk sebentar dan kita lihat bagaimana
seharusnya cara kamu memberikan respon. Bila kamu telah siap untuk
mencoba memberi respon dengan cara yang lain, maka kita akan bisa
teruskan yang lain”.

Jelaskan
pada anak anda nilai dari sikap yang baik dan bahaya dari sikap buruk
dalam pekerjaan atau didalam sekolah. Sikap yang baik adalah penting
dan interaksi anda di rumah adalah tempat terbaik untuk mulai bekerja
mengasah sikap itu.

Tips ini diambil dari buku Say Goodbye to Whining, Complaining, and Bad Attitudes, In You and Your Kids. Digunakan dengan seijin The National Center for Biblical Parenting.(nat)
                              
                              Sumber: The National Center for Biblical Parenting
(www.jawaban.com)

no comments yet.



Leave a comment

Names and email addresses are required (email addresses aren't displayed), url's are optional.

Comments may contain the following xhtml tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>