Anugerah Terbesar
Oleh: Jessica Nathania
Kiriman: Ishak Surya Adipermata
Jam dinding kamarku menunjukkan pukul dua belas
Aku teringat..
Saat ini, beribu-ribu tahun yang lalu..
Di sebuah kandang, di dalam palungan
Lahir seorang bayi kecil mungil
Yang menangis di pangkuan Maria
Seorang raja telah lahir!
Kabar baik ini terdengar..
Dari Raja Herodes sampai para gembala
Orang Majus pun memberi persembahan
Dan sembah sujud kepadaNya
Malam yang gelap dan dingin
Kulihat bintang yang gemerlap
Aku ingat bintang yang menunjukkan tempat
Di mana Yesus dilahirkan
Demikian Dia menjadi terang
Bagi setiap orang yang berjumpa dengan Dia
Aku merenung..
Untuk apa Ia meninggalkan tahtaNya di surga..
Dan lahir ke dunia?
Seberapa besarkah cintaNya pada manusia?
Sehingga Ia mau menderita bagiku?
Itukah tujuannya Dia turun ke dunia?
Menjangkau manusia
Dan memberitakan kabar kesukaan bagi dunia
Itukah tujuannya Dia turun ke dunia?
Hanya untuk mati di usia muda?
Diejek, dimaki, ditolak dan disiksa semua orang?
Dan akhirnya dibalut kain kavan di kuburan Yusuf Arimatea?
Aku menghela nafas..
Seandainya Dia tak lahir ke dunia..
Apa jadinya aku?
Di mana aku sekarang?
Air mataku mengalir membasahi pipiku
Ketika aku membayangkan semuanya
Sungguh murni kasihnya
Hatiku mengucapkan syukur kepadamu
Atas kasih dan anugerahmu
Siapakah Yesus
Sehingga Ia mau turun ke dunia
Siapakah Yesus
Sehingga Ia begitu mengasihiku
Siapakah Yesus
Sehingga Ia mau mati untukku
Siapakah Yesus
Sehingga Ia mau menebus dosa-dosaku
Siapakah Yesus
Sehingga Ia bangkit dari kematian dan mengalahkan maut
Siapakah Yesus
Sehingga Ia naik ke surga dan menyediakan tempat bagiku
beribu-ribu ribu tahun yang lalu
Kau lahir di sebuah palungan yang kotor untukku
Terima kasih tuk anugrahmu,Yesus…
no comments yet.
