Lima “Jangan” Dalam Bekerja
JAWABAN.com
- Hari gini, kalau anda tidak memonitor bagaimana anda bekerja,
bersikap, berbicara atau berpakaian di
tempat
anda bekerja, maka anda akan mengirim sinyal ke semua orang untuk
mengecap stempel buruk ke jidat anda sendiri. Berikut 5 “jangan”
ditempat kerja anda:
1. Jangan menjadi orang yang “tidak bisa”
Sebisa
mungkin jangan menjadi orang yang sering menolak pekerjaan yang
diberikan atau permintaan tolong dengan alasan tidak bisa, tidak punya
waktu, atau tidak mau. Apalagi jika alasan yang anda pakai selalu
‘sibuk’ melulu. Anda bisa saja berpikir bahwa tidak akan ada orang yang
memperhatikan kelakuan anda tersebut. Padahal ada saja lho, orang yang
memperhatikan bahwa anda sering sekali menolak jika diminta bantuan
atau ditawarkan pekerjaan.
Sebaliknya, jika anda selalu membuka
diri untuk membantu dan selalu mengatakan “iya”, maka akan ada nilai
tambah yang diberikan teman sekerja, bos, maupun teman dari departemen
lain sekalipun. Nama baik tercipta, dan lain kali jika bos mencari
orang yang akan dipromosikan, anda bisa jadi kandidat utama!
2. Jangan bawa semuanya secara pribadi
Terutama
wanita, sering sekali merasa tersinggung secara pribadi terhadap segala
hal yang terjadi dikantor. Misalnya jika si boss tidak meluluskan
idenya pada meeting, maka ia anggap si boss sentiment padanya.
Ya
memang di kantor banyak terjadi politik-politik tertentu. Tapi kan
tidak berarti segala hal yang terjadi berarti politik tersembunyi dan
pantas membuat anda sakit hati. Pasalnya orang yang sudah tersinggung
akan bersikap berbeda dan bisa-bisa nantinya akan menjadi efek bola
salju yang menghancurkan hubungan baik dengan lingkungan.
Jadi
lain kali jika ada hal yang tidak enak terjadi pada pekerjaan anda,
jangan diambil hati. Tetap bersikap dan berpikir positif dan
professional tentunya. Jika yang terjadi sudah keterlaluan, respon saja
dengan memilih jalan untuk menyelesaikan masalah dengan diskusi
baik-baik. Dengan begitu, lingkungan anda pun akan menghargai cara anda
merespon tersebut.
3. Jangan campur kerja dengan kesenangan
Didalam
kantor, anda tetap harus menghargai norma-norma yang ada. Jangan
terlalu santai sehingga memakai waktu kerja anda untuk kumpul dengan
teman sekerja dan bergosip ria didekat mesin fotokopi. Jangan juga
terlalu santai sehingga menghabiskan setengah waktu anda dengan main
game di komputer anda sembunyi-sembunyi menonton dvd.
Kantor
tetaplah kantor betapapun santainya suasana yang tercipta. Anda harus
tau benar waktu dan aturan yang terbaik supaya anda bisa tetap menimati
kerja sambil gaul, sambil tetap professional, dan menghargai fasilitas.
Dengan begitu baik boss maupun teman akan respek terhadap anda.
4. Jangan sibuk dengan kesempurnaan
Ada
orang yang sibuk ingin tampil sempurna didepan siapapun. Entah karena
takut melakukan kesalahan, malas mengambil resiko atau karena memang
tidak punya skill lebih sehingga takut mencoba. Daripada bersembunyi
dibalik ‘kesempurnaan’, mending anda berani melakukan hal-hal baru
danberani bertanya juga.
Dan kalau anda melakukan kesalahan, jangan pernah takut untuk mengakui kesalahan untuk mencari solusi. Jangan sok sempurna, because no one is.
5. Jangan pernah lupa berkaca
Maksudnya
benar-benar berkaca! Penampilan anda dikantor sangatlah penting. Walau
kantor dan pekerjaan anda santai, namun jika anda datang dengan rambut
yang masih berantakan, baju kusut dan sepatu bau, anda akan benar-benar
sanggup membubarkan massa. Lama-lama jika jadi kebiasaan, anda bisa
kehilangan simpati siapapun dikantor anda.
Pasalnya penampilan
kadang merupakan cerminan kerpibadian seseorang. Jika pimpinan andapun
menilai orang dari covernya terlebih dahulu, kan bisa repot juga… so,
bersihkan sepatu anda, pakai parfum, sisir rapih rambut anda dan
tampillah rapih dan maksimal!
(liv)
Sumber: berbagai sumber
Fasilitas
Peralatan
Jangan menelpon dalam keadaan kesal. Jangan menelpon di tengah keramaian, dan jangan memaksa untuk menelepon lama ke handphone jika roaming.

kita didepan. Tanggal 14 telah lewat. Lalu bulan Februari pun berlalu. Terus apa?
Untuk
merupakan sesuatu yang penting. Jangan hanya berharap untuk diberi. Mulai hari ini, berilah.
Jangan